berlajar ternak ikan bersama bang yunus

Rabu, 09 September 2015

CARA CEPAT MEMBUDIDAYAKAN IKAN NILA



Budidaya Ikan Nila adalah ikan yang pertumbuhan dan perkembangan biakannya paling cepat dibandingkan ikan lain. Ikan nilan dapat tumbuh sampai 1 kg per ekornya dengan rasa dagingnya yang enak. Ikan nila merupakan ikan favorit bagi para peternak ikan karena nilai jualnya yang relatif tinggi dan sekaligus masa pertumbuhannya yang pesat menyebabkan waktu panen yang lebih pendek. Ikan nila juga mudah sekali pembudidayaannya, bahkan ikan ini dapat dibudidayakan dengan berbagai macam cara menggunakan kolam, jarring apung , atau karamba, di sawah, bahkan di kolam yang berair payau ikan ini mampu tumbuh dan berkembang.
Ikan nila dapat mencapai saat dewasa pada umur 4 – 5 bulan dan ia akan mencapai pertumbuhan maksimal untuk melahirkan sampai berumur 1,5 – 2 tahun. Pada saat ia berumur lebih dari 1 tahun kira – kira beratnya mencapai 800g dan saat ini ia bisa mengeluarkan 1200 – 1500 larva setiap kali ia memijah. Dan dapat berlangsung selama 6 – 7 kali dalam setahun. Sebelum memijah ikan nila jantan selalu membuat sarang di dasar perairan dan daerahnya akan ia jaga dan merupakan daerah teritorialnya sendiri. Ikan Nila jantan menjadi agresif saat musim ini
Ikan nila termasuk dalam ikan pemakan segala atau Omnivora. Ikan ini dapat berkembang biak dengan aneka makanan baik hewani maupun nabati. Ikan nila saat ia masih benih, pakannya adalah plankton dan lumut sedangkan jika ia sudah dewasa ia mampu diberi makanan tambahan seperti pelet dan berbagai makanan lain yaitu daun talas.

Hal yang harus anda ketahui untuk memelihara ikan nila adalah : pertumbuhan dari ikan ini sangat bergantung dari pengaruh fisika dan kimia serta interaksinya. Pada saat curah hujan yang tinggi misalnya pertumbuhan berbagai tanaman air akan berkurang sehingga mengganggu pertumbuhan air dan secara tidak langsung mengganggu pertumbuhan ikan nila. Ikan nila juga akan lebih cepar tumbuhnya jika dipelihara di kolam yang dangkal airnya, karena di kolam dangkal pertumbuhan tanaman dan ganggang lebih cepat dibandingkan di kolam yang dalam. Ada yang lain yaitu kolam yang pada saat pembuatannya menggunakan pupuk organic atau pupuk kandang juga akan membuat pertumbuhan tanaman air lebih baik dan ikan nila juga akan lebih pesat pertumbuhannya.
Ikan nila jantan juga memiliki keunggulan dibandingkan dengan yang betina. Ikan jantan memiliki pertumbuhan 40% lebih cepat dibandingkan dengan yang betina. Terlebih jika dipelihara dalam kolam yang dibedakan. Atau monosex

Pembenihan Ikan Nila

Lahan atau kolam untuk pembenihan ikan nila dibagi dalam dua kelompok yaitu kolam pemijahan dan kolam pendederan. Kolam-kolam sebaiknya dibuat dengan pematang yang kuat , tidak porous ( rembes ), ketinggian pematang aman ( minimal 30 cm dari permukaan air ), sumber pemasukan air yang terjamin kelancarannya, dan luas kolam masing – masing 200 m2. Di samping itu perlu di perhatikan juga keamanan dari hama pemangsa ikan seperti anjing air, burung hantu, kucing dan lain-lain, sehingga dianjurkan agar agar lingkungan perkolaman babas dari pohon pohon yang tinggi dan rindang, sementara sinar matahari pun dapat masuk ke dalam kolam.

Induk ikan nila mempunyai bobot rata-rata 300 g/ekor. perbandingan betina dan jantan untuk pemijahan adalah 3:1 dengan padat tebar 3 ekor /m2. Pemberian pakan berbentuk pellet sebanyak 2% dari bobot biomassa per hari dan diberikan tiga kali dalam sehari. Induk ikan ini sebaiknya didatangkan dari instansi resmi yang melakukan seleksi dan pemuliaan calon induk diantaranya Balai Penelitian Perikanan Air Tawar Sukamandi, sehingga kualitas kemurnian dan keunggulannya terjamin.

Induk nila betina dapat matang telur setiap 45 hari. Setiap induk betina menghasilkan larva ( benih baru menetas ) pada tahap awal sekitar 300 g sebanyak 250-300 ekor larva. Jumlah ini akan meningkat sampai mencapai 900 ekor larva sesuai dengan pertambahan bobot induk betina ( 900 g ). Setelah selesai masa pemijahan dalam satu siklus ( 45 hari ), induk-induk betina diistirahatkan dan dipisahkan dari induk jantan

Sabtu, 22 Agustus 2015

kolam


jos


saya jual berbagai ikan

jual berbagai macem ikan
seperti ikan hias,ikan tawar dll

tester


PROGRAM UMROH 9 HARi



PROGRAM UMROH 9 HARi

Hari Ke 1: JAKARTA-JEDDAH
 Berkumpul di Bandara Soekarno Hatta Terminal 2D, maksimal 4 (empat) jam sebelum keberangkatan sudah ada di Bandara.  
Hari Ke 2: JEDDAH -MADINAH
 Tiba di Jeddah (Proses Imigrasi )kemudian melanjutkan perjalanan Menuju Madinah.Tiba di Madinah langsung check in Hotel, setelah mendapatkan kamar masing-masing, istirahat sejenak dan disarankan, Memperbanyak Ibadah di Masjid Nabawi serta Ziarah ke makam Rosulullah SAW (Raudhah), Abubakar Siddiq , Umar bin Khattab, Usman bin Affan , Ali bin Abi Thalib serta pemakaman baqi. 

Hari Ke 3: MADINAH
 Setelah sarapan, Jamaah kumpul di lobi, paling lambat jam 7 pagi sudah kumpul untuk Tour Ziarah Kota Madinah diantaranya ke Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Jabal Uhud  dan kebun kurma, (sedangkan yang akan menuju medan magnit dan percertakan Al-Quran  adalah tour tambahan  yg akan di koordinir sendiri dengan tambahan biaya masing- 2 jamaah) kemudian kembali ke Hotel istirahat, atau menuju Masjid Nabawi untuk  memperbanyak Ibadah. 





Hari Ke 4: MADINAH
 Mempersiapkan persiapan check out setelah itu bebas atau memperbanyak Ibadah di Masji Nabawi, 

Hari Ke 5: MADINAH-MAKKAH
 Setelah Sholat Dzuhur disarankan untuk Ziarah Wada kemudian kembali ke hotel untuk makan siang,  Check Out Hotel dan melanjutkan perjalanan menuju Makkah, mampir di Bir Ali untuk ambil miqot dan berniat Umroh. Tiba di Makkah menuju Hotel setelah istirahat sejenak langsung menuju Masjidil Haram melaksanakan Thawaf & Sai, Ibadah Umroh yang pertama.

Hari Ke 6: MAKKAH
 Bebas dan memperbanyak Ibadah di Masjidil Haram. 
Hari Ke 7: Makkah
Tour Ziarah Kota Mekkah mengunjungi Jabal Nur (Gua Hira) Jabal Tsur,Arafah, Jabal Rahmah, Musdalifah, Mina, Jaronah. Bagi yang mau melaksanakan Umroh ke – 2 bisa mengambil miqot dan berniat Umroh.

Hari Ke 8: MAKKAH-JEDDAH
Tawaf  Wada’ kemudian  check out hotel  dan melanjutkan perjalanan menuju Jeddah city tour diantaranya ke Cornice dan Masjid Terapung, kemudian dilanjutkan menuju Bandara King Abdul Azis untuk kembali menuju Tanah Air Indonesia. 

Hari Ke 9: JAKARTA
Tiba Dibandara Soekarno hatta Jakarta, kembali ke daerah masing-masing dan semoga menjadikan umroh yang Mabrur & Mabruroh … Amin